Reflesi Buku “Lead Like Jesus”


Nama   Siswa               : Manto Manurung

Program Study            : M.A. In Christian Leadership

Tugas Bacaan              : Refleksi dari buku “Lead Like Jesus

Karya “Ken Blanchard & Phil Hodges”

Dari hasil pembacaan saya dari buku ini, saya menemukan beberapa kebenaran luar biasa yang dapat diterapkan dalam kepemimpinan setiap orang pemimpin yang menghendaki oraganisasinya berkembang. Kebenaran-kebenaran itu adalah :

  1. Blanchard adalah seorang trainer sukses dalam bidang kepemimpinan. Namun dalam perjalanan karirnya, Tuhan maha kasih mengingatkannya pada pusat kehidupannya. Blanchard sudah tidak membuat Tuhan sebagai pusat kehidupannya, melainkan karir dan kesuksesan yang dipahami manusia duniawi.  Dari pelajaran Blamchard ini, seharusnya setiap orang percaya jangan melupakan Tuhan dalam segala aspek kehidupannya. Setiap orang percaya, termasuk saya haruslah menjadikan TUHAN YESUS menjadi pemimpin dan pusat kehidupan saya, serta menjadikan-Nya sebagai satu-satunya contoh teladan yang benar. Dengan demikian, kita dapat menjalankan kepemimpinan seperti yang dikehendaki-Nya, yaitu memimpin sebagai seorang pelayan.
  2. Memimpin seperti Yesus berarti memimpin dengan didasarkan oleh kasih dan cinta yang tulus. Dalam kehidupan nyata ini sering kali saya menemukan pemimpin yang memimpin dengan kuasa otorita, dan bukan kuasa kasih, bahkan kadang-kadang saya pun masih melakukannya. Ini dapat jelas terlihat dari sikap perilaku sipemimpin apabila orang yang berada di bawah otoritasnya tidak dapat melakukan apa yang diperintahkannya, sipemimpin dengan serta merta marah, bahkan tidak jarang mencaci orang tersebut. YESUS berbeda dalam menjalankan kepemimpinan-Nya. YESUS memimpin dengan sabar setiap murid-murid-Nya. Ia membangun satu model kepemimpinan yang didasarkan kepada Kasih dan kepercayaan. Dia mengembangkan setiap murid dengan kasih dan kesabaran.
  3. YESUS bukanlah seorang pemimpin yang memegang erat-erat kepemimpinan, tetapi Ia mengembangkan para murid menjadi pemimpin-pemimpin yang handal, yang juga memiliki dasar kasih. Yesus membentuk satu tim kepemimpinan yang efektif. Hal ini mengingatkan saya pada pernyataan YESUS dalam kitab Injil Yohanes yang menegaskan kepada murid-murid-Nya agar mereka hidup dalam kasih, karena dengan demikianlah mereka akan dikenal sebagai murid-murid TUHAN YESUS. Pernyataan ini berarti bahwa kesatuan dalam menjalankan misi merupakan modal untuk menjalankan tugas dengan baik. YESUS mengembangkan tim dengan memberikan latihan-latihan kepada mereka sebagai tim. Ini dapat kita lihat ketika Yesus mengutus mereka berdua-berdua ke daerah-daerah di sekitar Galilea. Bahkan pada akhirnya kita melihat bahwa ketika Yesus mengutus murid-murid sebagai satu Tim (Mat 28: 17-20).
  4. Memimpin seperti Yesus adalah memimpin dengan hati yang dimotivasi oleh satu hasrat terdalam bahwa dirinya terpanggil untuk memberikan contoh yang patut ditiru oleh orang-orang yang ada di sekitarnya, terlebih mereka yang tepat berada di lingkungan kepemimpinanya. Tuhan Yesus merpakan model pemimpin sejati yang mencurahkan banyak waktu pelayanan-Nya  untuk melatih dan mempersiapkan para murid-Nya dengan suatu model.

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: