According book : “3 – Colors”


Name                          : Manto Manurung  

Reflection paper        : According book : “3 – Colors”

Date line                     : 22nd November 2006

 

Setelah membaca buku “Three Colors”, saya menemukan beberapa bagian penting yang menarik perhatian saya, antara lain :

  1. Bab 2: Memahami Karunia Anda, dan sub bab : setiap Orang Memiliki Karunia.

Menurut saya, setiap orang Kristen yang hidup di muka bumi ini pasti memiliki satu atau lebih karunia dari Roh Kudus. Hal ini saya nyatakan berdasarkan pernyataan yang diberikan oleh Schwarz, yang menyatakan bahwa “Karunia rohani adalah suatu kemampuan khusus dari Tuhan, yang diberikan menurut anugerah-Nya kepada setiap anggota tubuh Kristus untuk digunakan bagi pengembangan gereja-Nya.” Saya percaya bahwa Allah Bapa dan Tuhan kita Yesus Kristus memberikan karunia itu tidak hanya kepada beberapa orang saja, melainkan kepada setiap orang yang termasuk dalam bagian anggota tubuh-Nya. Keyakinan ini juga didasari oleh firman Tuhan yang saya kutib dari Kisah para rasul 1:8; dan Matius 28:18-20.

Setiap orang yang dipanggil menjadi seorang murid Kristus, menurut saya, ia juga dipanggil menjadi saksi Kristus. Analoginya adalah : seorang saksi tentunya haruslah menyaksikan apa yang diketahuinya dan sesuai dengan kemampuan yang ada padanya. Dan kemampuan seorang Kristen untuk bersaksi bukanlah satu kemampuan yang hanya bersumber dari dirinya sendiri, melainkan dari Allah yang telah memanggil kita menjadi saksinya.

Berdasarkan bab ini, saya juga hendak menyatakan bahwa Allah memang telah memberikan karunia-karunia khusus dalam diri kita, tetapi pada kesempatan yang lain, dan dalam situasi pelayanan yang lain, mungkin saja Allah menambahkan karunia-karunia rohani sehingga kita dimampukan untuk melakukan pelayanan tersebut. Sebagai contoh : pada waktu saya melayani ke Kalimantan Barat, khususnya di daerah “Pelanjau,” Allah memberikan karunia lain kepada saya, yaitu karunia untuk menyembuhkan orang-orang yang sakit, dan juga karunia untuk melepaskan orang-orang dari belenggu iblis. Tetapi pada waktu saya kembali ke Jakarta, karunia itu tidak ada lagi dalam saya. Jadi menurut saya, karunia-karunia yang Tuhan berikan kepada kita bukanlah satu karunia yang bersifat permanent.

Berdasarkan penjelasan saya di atas, maka  gambaran tubuh Kristus yang digambarkan sebagai bagian-bagian dari anggota tubuh Kristus tidak dapat ditafsirkan sebagai satu gambaran yang bersifat lahiriah, tetapi adalah gambaran yang intinya menjelaskan bahwa tidak seorang pun dapat membanggakan dirinya sebagai seorang yang lebih utama oleh karena karunia rohani yang ada padanya.

 

  1. Bab 3 : Menemukan Karunia Anda, Sub Bab “Langkah 2: Bersiap-siap mempraktekkan karunia Anda”. Dalam sub bab ini, penulis menyatakan: “karunia rohani diberikan agar kita mampu melakukan suatu tugas tertentu.”

Pemberian karunia rohani oleh Allah kepada umat bukanlah satu pemberian tanpa tujuan. Pada awalnya menurut pernyataan Tuhan Tesus yang dicatat oleh Dr. Lukas pada kitab Kisah Para Rasul, di kitab itu Yesus menyatakan: “Tetapi kamu akan menerima kuasa, kalau Roh Kudus turun ke atas kamu, dan kamu akan menjadi saksi-Ku di Yerusalem dan di seluruh Yudea dan Samaria dan sampai ke ujung bumi.” Jadi tujuan dari pemberian karunia itu adalah untuk memperlengkapi setiap orang percaya menjadi saksi yang efektif.

Keefektifan pelayanan orang-orang percaya bukan karena banyaknya karunia yang ada padanya, tetapi juga ditentukan oleh keintiman persekutuannya dengan pemberi karunia itu. Tanpa persekutuan yang intim dengan pemberi karunia itu, menurut saya karunia itu akan kehilangan keefektifannya secara perlahan namun pasti.

Saya mengenal seorang saudara seiman. Pada awal perjumpaan kami, saya mengenalnya sebagai seorang yang penuh dengan Roh Kudus dan dikarunia beberapa karunia rohani antara lain : karunia kesembuhan, karunia pengetahuan akan hal-hal yang akan terjadi, dan karunia menasihati orang lain. Pada awal, saya melihat saudara ini mampu menggunakan karunia-karunia itu dengan luar biasa, dan banyak orang kagum dengan pelayanan yang disertai dengan karunia-karunia tersebut. Suatu waktu saya bertanya mengapa ia dapat melakukan pelayanan yang demikian? Saudara tersebut menyatakan bahwa semua itu dapat dilakukannya karena ketergantungannya kepada Roh Kudus. Apa yang dinyatakan oleh saudara tersebut mendorong saya untuk menyelidiki lebih lagi. Ternyata apa yang dinyatakan oleh saudara itu benar adanya. Menurut pengakuan orang-orang yang dekat kepadanya (anggota keluarganya), mereka menyatakan bahwa saudara tersebut memiliki kehidupan doa yang baik. Apa yang dinyatakan oleh anggota keluarganya itu , pada akhirnya dapat saya buktikan sendiri, dimana berkali-kali saya menemukan dia sedang berdoa di raung pribadinya. Jadi persekutuan yang intim dengan Roh Kudus merupakan rahasianya.

 

  1. Bab 4 : Menerapkan karunia Anda, Sub bab : Gereja yang Triwarna. Dalam bab ini, penulis menyatakan : “Mengenali warna yang belum tampak dalam kehidupan gereja Anda berarti mengenali arena mana gereja Anda masih harus bertumbuh.”

Pada kenyataannya sering kali gereja Tuhan sudah puas dengan pertumbuhan pada area-area tertentu saja. Contoh : gereja A bertumbuh dalam bidang perbuatan-perbuatan ajaib. Karena gereja tersebut sudah memiliki kelebihan di bidang perbuatan ajaib tersebut, gereja sudah cukup merasa puas karena perbuatan-perbuatan ajaib tersebut. Gereja yang demikian menurut saya adalah gereja yang lemah dan tidak akan dapat menyatakan eksistensi Kristus yang sebenarnya kepada dunia ini.

Gereja perlu untuk mengenali warna yang belum tampak dalam kehidupannya. Karena Tuhan Yesus tidak mungkin hanya mengaruniakan sebagian saja karunia-karunia itu kepada gereja-Nya. Saya yakin bahwa Tuhan Yesus pasti memberikan semua karunia-karunia kepada gereja sehingga gereja dapat bertumbuh, dapat bekerja, dan dapat mempertahankan keberadaan dirinya sebagai bagian dari tubuh Kristus yang ilahi di dalam dunia ini.

 

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: